Sabtu, 02 Januari 2016

Ringkasan Jurnal 'Supply Chain Sirkulasi Botol Teh Botol Sosro' Oleh Aditya Priyambodo Dan Yandra Rahardian Perdana

Untuk memenuhi syarat UTS Kimia, Saya akan mencoba untuk meringkas jurnal ''Supply Chain Sirkulasi Botol Teh Botol Sosro' yang disusun oleh Aditya Priyambodo Dan Yandra Rahardian Perdana.

Latar belakang: Untuk mengetahui suppy chain management sirkulasi botol produk Teh Botol Sosro terkait pengiriman produk jadi dan penarikan botol kosong kembali ke pabrik (aktifitas reverse logistic)

Ringkasan Pembahasan:

 1. Supply chain management merupakan proses yang krusial dimana arus pertukaran bahan baku, informasi serta keuangan terjadi.
2. Konsep kerja sama ini kemudian berkembang menjadi E-SCM dengan menggunakan internet, intranet, dan extranet sebagai media komunikasi secara online dan realtime.
3. Proses produksi di PT. Sinnar Sosro Ungaran dalam pembuatan Teh Botol Sosro meliputi:
  • Proses Pengolahan Air
  • Proses Pembuatan Teh Cair Manis
  • Proses Pembotolan
4. PT. Teh Botol Sosro mempunyai 3 pompa yang dimana pompa 1 digunakan untuk kebutuhan warga atau karyawan sekitar pabrik, sedangkan pompa 2 dan pompa 3 digunakan untuk produksi secara bergantian. Air yang diambil melalui pompa masih mengandung kotoran dan mineral yang nantinya akan dibersihkan di unit Water Treatment sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
5.  Pembuatan Teh Cair Manis dilakukan di unit Kitchen.
6. Tahapan proses pembuatan teh cair manis adalah pembuatan sirup gula, pembuatan teh cair pahit, pencampuran antara gula dan teh cair pahit, proses pasteurisasi.
7. Sebelum botol dan krat memasuki ruang produksi, dilakukan inspeksi terlebih dahulu di Pos Gudang. Inspeksi ini berfungsi untuk memisahkan antara botol yang masih bisa digunakan dan tidak dapat digunakan.
8. Botol yang masuk dalam proses pembotolan terbagi menjadi 3 macam:
  • Botol dari konsumen
  • Botol dari pencucian manual 
  • Botol dari Supplier
9. PT. Sinar Sosro Ungaran mempunyai 6 gudang yang terletak di:
  1. Gudang PBIPB
  2. Gudang Spare Part
  3. Gudang Gula
  4. Gudang Teh
  5. Gudang Crown Cork
  6. Gudang Harian Produksi
10. Metode penyimpanan ke dalam blok gudang menggunakan metode FiFo (First In First Out).
11. Fungsi Persediaan yang dilakukan oleh PT. Sinar Sosro adalah Safety Stock dengan persediaan minimal 4000 krat PI atau minimal ada 4 blok gudang per hari. Hal ini dikarenakan adanya lead time antara pengiriman untuk produk-produk Sosro lain yang tidak diproduksi di PT. Sinar Sosro Ungaran.
12. Semua langkah dalam proses dilakukan pengendalian mutu. Pengendalian mutu dilakukan dari proses kedatangan bahan baku, proses produksi, hingga proses pengemasan produk jadi (PI).
13. Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas dan menghasilkan produk sesuai harapan konsumen adalah dengan melakukan sanitasi secara periodik yang terbagi antara Daily Maintenance dan Weekly Maintenance.
14. Sistem Supply Chain yang digunakan PT. Sinar Sosro sudah sangat baik dengan ditunjang oleh sistem informasi, mode transportasi anak perusahaan sendiri, prosedur penanganan meterial yang baik, Sistem pemasaran yang variatif dan faktor pendukung lainnya yang menjadikan Teh Botol Sosro sebagai market leader produk minum teh dalam kemasan.

Kesimpulan: Aplikasi reverse logistics sudah baik diaplikasikan oleh PT. Sinar Sosro walaupun hasilnya belum optimal.

DAFTAR PUSTAKA

Aditya Priyambodo Dan Yandra Rahardian Perdana, Supply Chain Sirkulasi Botol Teh Botol Sosro, http://journal.uin-suka.ac.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar