Senin, 04 Januari 2016

Mengenal Green Industry Dan Green Productivity

Green Industry atau Industri Hijau adalah sebuah istilah yang dikenal melalui konferensi internasional yang diadakan di Manila, Filipina, pada tahun 2009 atas kerjasama antara United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), United Nations Environment Programme (UNEP), International Labour Organization (ILO), dan dihadiri 22 negara termasuk Indonesia. Konsep ini mengusung 3R yaitu Reduce (pengurangan emisi karbon/limbah), Reuse (Penggunaan kembali limbah menjadi bahan baku), dan Recycle (Daur ulang limbah menjadi sesuatu yang berguna) yang bertujuan untuk penanganan masalah lingkungan hidup melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan pengurangan emisi gas karbon.

Kristanto (2013) menyatakan, limbah adalah konsekuensi logis dari proses industri. Pengolahan limbah yang dilakukan secara konvensional (end-of-pipe treatment) masih dinilai kurang efektif. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat meningkatkan produktifitas yang ramah lingkungan. Sistem inilah yang disebut Produksi Bersih (Green Productivity)

Sistem Produksi Bersih ini telah diaplikasikan oleh Kampoeng Batik Jetis yang terletak di daerah Sidoarjo, Jawa Timur. Kampoeng Batik sebagai salah satu sentra pengrajin batik memiliki potensi pencemaran limbah yang cukup tinggi. Hal itu dapat ditandai dengan dihasilkannya limbah cair sebanyak 568 meter kubik per hari. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada tahun 2010, tingkat produktifitas Kampoeng Batik sebelum diaplikasikannya Produksi Bersih adalah 103,3% sementara tingkat produktifitas setelah diaplikasikannya Produksi Bersih meningkat menjadi 104,6%. Walaupun besarnya peningkatan hanya sebesar 1,3% akan tetapi hal ini dapat menjadi bukti bahwa sistem Produk Bersih dapat meningkatkan produktifitas dan kinerja lingkungan. 

Daftar Pustaka:
Triwulandari S. Dewayana, Dedy Sugiarto, Dorina Hetharia, 2013 Model Pemilihan Industri Komponen Otomotif Yang Ramah Lingkungan, http://blog.trisakti.ac.id/jurnalti/files/2014/02/1_Model-Pemilihan-Industri-Komponen-Otomotif-yang-Ramah-Lingkungan_Triwulandari-Sd-dkk.pdf

Suhartini, ST, MT 2012 Implementasi Green Productivity Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengembangan Usaha Kecil Menengah, http://jurnal.itats.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMPLEMENTASI-GREEN-PRODUCTIVITY-UNTUK-MENINGKATKAN-PRODUKTIVITAS-PENGEMBANGAN-USAHA-KECIL-MENENGAH.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar